“BERHENTILAH” SEJENAK, RENUNGKAN PENYERTAAN TUHAN

Posting Komentar
Bacaan. Mazmur 18 : 31 - 36
Tak dapat dipungkiri bahwa pencobaan sering datang silih berganti dalam kehidupan. Kasih dan pemeliharaan Tuhan dipertanyakan tanpa menghitung betapa banyaknya kemurahan yang tercurah dalam hidup. Mari kita simak nas hari ini yang adalah Mazmur perenungan diri. Daud melihat kembali perjalanan hidup yang telah dilaluinya. Ia menyaksikan dan mengakui bukti penyertaan serta kehadiran Tuhan di sepanjang hidupnya. Ada baiknya bila kita meneladani sikap iman Daud. Kita telah sampai di penghujung usbuh ini bahkan bulan November hampir selesai dijalani. Mari “berhenti” sejenak, merenung dan menghitung hari-hari hidup yang telah dilalui. Ujilah apakah kita berjalan melewati jalan Tuhan yang sempurna adanya. Berjalan pada jalan Tuhan berarti hidup dengan mengasihi, rendah hati, sabar, setia, adil, jujur, benar dan bersyukur. Bila kita masih hidup sampai hari ini, maka sesungguhnya semua itu hanya karena penyertaan Tuhan. Ia menyertai kita dengan kuasa, penghiburan, kasih, perlindungan dan berkat-Nya. Sampai sudah sedemikian jauh kita menjalani keberadaan dalam kesementaraan ini, benarkah janji Tuhan yang murni itu teguh dipegang? Ia berjanji menyertai dan meluputkan serta melindungi kita. Kesusahan atau tantangan adalah kesempatan menunbuhkan dan memperteguh iman. Teruslah berharap pada-Nya sambil mengisi hari-hari hidup dengan karya dan prestasi. Tuhanlah perisai yang menganugerahkan keperkasaan sehingga kita menang dalam peperangan melawan, kebodohan, kemiskinan, tipu muslihat, dusta dan kedagingan. Teruslah jalani tanggung jawabmu dan hadapilah semua kenyataan dengan pertolongan dan penyertaan Tuhan. Jadilah kuat dan berpengharapan menuju hari esok yang gemilang.
Doa: Tuhan, kami bersyukur karena Engkau menyertai hidup ini. Amin.
Jemaat GPM Soya
Blog yang dibuat untuk membantu pelayanan dalam lingkungan/wilayah Jemaat GPM Soya.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter