TUHANLAH SUMBER SEGALA SESUATU, JANGAN SOMBONG!

Posting Komentar
Bacaan. Yesaya 2 : 12-22
iapakah yang dapat meninggikan diri di hadapan Tuhan? Seorangpun tentunya tidak, tetapi manusia seringkali meninggikan diri dengan nama, kekayaan, kuasa dan jabatan yang dimiliki. Umat Israel pun sering berbangga diri dan menjadi angkuh di hadapan Tuhan. Nas hari ini menegaskan akan hal ini.. Gambaran pohon aras di Libanon, pohon tarbantin di Basan, gunung yang tinggi-tinggi dan bukit yang menjulang ke atas, menara yang tinggi dan tembok yang berkubu, kapal Tarsis dan kapal yang paling indah. Semuanya merupakan bahasa simbolik yang memperlihatkan kebanggaan, tempat mereka menggantungkan harap, yang akhirnya membuat diri angkuh lalu melupakan Tuhan sumber segala sesuatu. Nabi Yesaya mengingatkan bahwa semua yang dimiliki itu bukan milik mereka melainkan Tuhan. Sehingga pada hari Tuhan semua itu akan dihabiskan. Mereka yang tidak menaati Tuhan akan bersembunyi. Jadi akhirnya nabi Yesaya mengingatkan, jangan berharap kepada manusia. Nubuatan Yesaya ini menandakan bahwa hanya Allah yang mahatinggi dan layak disembah. Manusia dan segala keperkasaan di dunia: kuasa, jabatan, kekuatan pohon, gunung, menara, tembok dan kapal yang paling indah (ay. 13-16), sifatnya fana dan tidak dapat diandalkan (ay. 22). Semua ini mengingatkan kita untuk tidak sombong dalam menjalani kehidupan. Apakah harta, prestasi, kuasa atau jabatan tinggi telah membuat kita sombong? Ingatlah, semuanya itu hanya pemberian Tuhan. Jika semua itu lenyap, apakah kita tetap masih dapat memandang kepada Tuhan dan memuliakan Dia?
Doa : Ya Bapa, Engkaulah sumber segala-galanya, kiranya kami tidak melupakan itu dan menjadi sombong, Amin.
Jemaat GPM Soya
Blog yang dibuat untuk membantu pelayanan dalam lingkungan/wilayah Jemaat GPM Soya.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter