Nadya adalah nama gadis yang berpindah agama karena mengikuti suaminya beragama Kristen. Suatu ketika suaminya menuduhnya berselingkuh. Nadya pun ditingalkan suaminya. Sebagai seorang yang baru mengikut Tuhan Yesus, Nadya hampir saja hilang arah hidupnya. Namun, setelah ia mencoba memahami Firman Tuhan, ia pun dikuatkan untuk tetap tenang menghadapi kemelut rumah tangganya. Pergumulan Nadya tidak beda jauh dari apa yang disampaikan teks hari ini. Pemazmur menyampaikan betapa ia tengah berhadapan dengan orang-orang yang disebutnya “yang bagiannya adalah dalam hidup ini”. Ia merasa tidak tidak mampu dan sebab itu, ia membangun kedekatan hanya dengan Tuhan. Dengan memandang Tuhan, ia meyakini Tuhan akan membuat ia melewati semua tantangan dalam hidupnya. Ini teladan baik bagi kita semua yakni bahwa kita diajar untuk memandang Tuhan dalam kebenaran. Semoga ini tetap menjadi gaya hidup Kekristenan kita dalam menyikapi apapun.
Doa: ya Allah, mampukanlah kami memandang-Mu dalam kebenaran, Amin.
Posting Komentar
Posting Komentar