Kita
yang sudah diselamatkan Tuhan, terpanggil untuk hidup dengan cara yang unik. Pertama-tama
cara yang unik itu adalah hidup dalam kebahagiaan. Kebahagiaan ditandai dengan
diletakkannya kepercayaan kepada Tuhan, tidak berpaling kepada orang angkuh dan
mereka yang hidup dalam kesombongan. Kebahagiaan atau berkat diberikan kepada mereka
yang percaya kepada Tuhan dan tidak angkuh atau sombong. Nas ini menjelaskan
ukuran kebahagiaan yang unik dan
sederhana sekali. Kebahagiaan ternyata adalah urusan percaya Tuhan dan
hidup dengan rendah hati. Inilah yang menjadi keutamaan bagi kita yang sudah
diselamatkan Tuhan. Hal lain seperti harta, kecantikan, jabatan, nama besar dan
yang lainnya adalah unsur tambahan saja. Kita dimiinta untuk percaya kepada
Tuhan, bukan yang lain dan hidup dengan rendah hati. Kedua, menjalani hidup
dengan berpegang teguh pada prinsip ketaatan sejati. Mari kita perhatikan
dengan cermat ayat 7 nas hari ini. Walaupun kurban adalah bagian yang tetap
dalam ibadat di Bait Allah, namun maknanya tidaklah lebih penting dari ketaatan
sejati. Ketaatan sejati bukan sekadar upacara keagamaan. Ketaatan sejati adalah
perihal hanya percaya kepada Tuhan, menyesali dosa dengan sungguh, dan hidup
sesuai kehendak Tuhan. Tanda ketiga orang yang sudah diselamatkan adalah menyaksikan
kebesaran Tuhan dalam hidup-Nya. Kiranya kita dilayakkan untuk terus hidup
sebagai orang-orang yang telah Tuhan selamatkan.
Doa: Ya Tuhan tolonglah
kami agar mampu hidup sesuai kehendak-Mu. Amin
.png)
Posting Komentar
Posting Komentar