Penerimaan seseorang untuk menjadi anggota persekutuan tertentu ditentukan oleh persyaratan yang berlaku. Misalkan saja gank-gank artis yang sedang menjamur yang dapat kita lihat di semua media sosial. Tidak semua artis dapat tergabung dalam gank tersebut. Semua orang tidak dapat dengan serta merta bisa bergabung dalam komunitas tertentu. Sebab untuk menjadi anggota dalam gank atau komunitas tersebut tentu ada syarat atau kewajiban-kewajiban yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh anggota-anggotanya. Nas hari ini mengisahkan upaya Paulus untuk menjelaskan kepada jemaat di Efesus agar mereka hidup dalam Kristus. Jemaat di Efesus harus memiliki sifat rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Mereka diminta untuk dapat menunjukkan kasih Kristus dalam wujud tindakkan kebaikan. Sifat yang demikian membuat seseorang akan mengenal tentang dirinya sendiri sebagai milik Kristus. Demikianlah ia mengikuti (berpadanan) teladan Kristus dan hidup dalam terang tuntunan Allah. Orang tidak akan hidup sombong atau berbangga diri dengan yang dimilikinya, juga akan marah pada tempat dan saat yang tepat serta dapat mengendalikan dirinya. Jemaat Efesus juga diharapkan memiliki kesabaran, yakni sanggup menahan hinaan ataupun sakit hati dan mampu menunjukkan kasihnya kepada siapa saja tanpa memandang muka (orang yang tidak disukai sekalipun). Dengan demikian orang percaya dapat memelihara akan kesatuan jemaat dengan ikatan damai sejahtera. Pesan ini juga dialamatkan kepada kita. Kita adalah orang yang hidup di dalam Kristus dan dituntut untuk memelihara kesatuan tubuh Kristus. Pelharalah keutuhan suami-istri, orang tua-anak, berjemaat dan bermasyarakat. Artinya orang Kristen harus menerapkan sikap rendah hati, kelemahlembutan, sabar serta menunjukan kasih kepada siapapun dalam saling membantu. Sehingga hubungan dalam keluarga, jemaat dan masyarakat dapat tetap terjaga, dan hidup harmonis penuh kasih dan damai.
Doa: Berilah kami hati yang merendah dan sabar untuk nyatakan kasih. Amin.

Posting Komentar
Posting Komentar