Mencangkok merupakan
sebuah rekayasa genetik tanaman yang banyak dilakukan untuk tujuan memperbanyak tanaman serta mendapatkan hasil panen dengan
kualitas yang lebih baik. Biasanya pencangkokan dilakukan dengan memperhatikan
kualitas tanaman induk, karena itu dipilih indukan yang potensial agar hasil lebih maksimal. Bahasa metafora dipakai Paulus untuk mengingatkan orang Kristen bukan Yahudi agar tidak
menyombongkan diri karena mereka diselamatkan oleh Allah. Kitapun adalah
orang-orang percaya bukan Yahudi atau dalam Bahasa metforis adalah cabang-cabang dari pohon zaitun liar. Jika Bangsa Israel yang adalah
cabang utama dari zaitun yang sejati dapat ditebang dan dihancurkan akibat
kesombongan, maka kita sebagai cabang-cabang liar juga akan dengan mudah
ditebang dan dibakar. Bangsa Israel menjadi sombong karena keterpilihan mereka sebagai umat
Allah. Sikap sombong rohani
dan puas diri ini adalah hal yang tidak pantas di hadapan Allah. Karena itu
Paulus mengingatkan “Janganlah sombong, tetapi takutlah.” Kita adalah cabang-cabang liar yang dicangkokkan kepada pohon
keselamatan dan telah menerima anugerah besar dari Allah untuk
menikmati hidup sebagai umat-Nya. Karena itu tidaklah
pantas bagi kita untuk menyombongkan diri karena anugerah keselamatan yang
telah diterima itu. Sebaliknya, peliharalah keselamatan yang
telah dianugerahkan Allah itu. Hiduplah dengan berperilaku jujur, setia, adil dan rendah hati agar kita dapat tumbuh dan berbuah lebat sehingga
dapat dinikmati oleh sesama serta dunia.
Doa: Ya Tuhan, tuntunlah kami untuk
merawat keselamatan yang Kau berikan agar berbuah dan menjadi berkat bagi
dunia. Amin.

Posting Komentar
Posting Komentar