Habakuk
2:1-5
Habakuk adalah salah satu kitab yang terdapat di dalam kanon PL dan merupakan bagian dari kelompok
Kitab nabi-nabi kecil. Tema utama di dalam kitab ini menceritakan bagaimana Tuhan tidak pernah lalai
menepati janjiNya atas kehidupan orang benar. Orang-orang fasik yang hidup
dengan berlaku curang akan mendapatkan hukuman yang setimpal dan adil dari
Tuhan.Oleh sebab itu pada ayat 1 ditegaskan tentang sikap kesetiaan yang harus
dimiliki oleh orang percaya dan Habakuk menyatakan bahwa sikap tersebut harus
menjadi sikapnya. Habakuk harus menantikan Tuhan dengan kesetiaannya meminta
pertolongan dan kekuatan dari Tuhan saja, sekalipun banyak terjadi penindasan dan
kejahatan disekitarnya. Kondisi keterpurukan ini mungkin saja akan sangat
mempengaruhi keadilan Tuhan bagi Habakuk dan bangsa Israel, sehingga
mempengaruhi pula setiap orang yang menanti untuk tetap bertahan. Tetapi Nabi
Habakuk menegaskan bahwa orang benar akan memperoleh kehidupan dari
kepercayaannya kepada Tuhan (ayat 4). Hal ini berarti bahwa kesetiaan harus
disertai iman yang sungguh yang berwujud juga dalam kesetiaan setiap orang
benar untuk menyampaikan doa pengaduannya kepada Tuhan. Habakuk menyatakan
pentingnya sikap tersebut melalui kehidupannya yang juga terus menerus berseru
kepada Tuhan meyakini akan kuasa Tuhan yang akan menolongnya. Tidak pernah
luntur dalam hatinya bahwa Tuhan pasti akan menepati janji keselamatanNya.
Itulah iman yang sesungguhnya di masa-masa penantian atau adventus bagi kita
saat ini.
Doa:
Teguhkanlah iman kami dengan tuntutan RohMu, ya Tuhan, dalam masa-masa adventus
ini. Amin. (Sumber : LPJ GPM)

Posting Komentar
Posting Komentar