KASIH SETIANYA TAK BERKESUDAHAN DALAM HIDUP

Posting Komentar


(Bacaan : Keluaran 15 : 13)
Kasih setia Tuhan merupakan kata kunci dalam peristiwa keluarnya umat Israel dari Mesir. Dan dengan kasih setia-Nya pula Tuhan menuntun umat-Nya untuk datang ke tempat kediaman-Nya. Keluarnya Israel dari Mesir yang berpuncak pada kisah Laut teberau menjadi inti kepercayaan Israel. Betapa tidak, jika Tuhan tidak menyertai umat-Nya, kesaksian umat Tuhan berakhir di tepi laut itu. Saat itu mereka berada pada jalan buntu. Mereka terjepit di antara kekuatan tentara Mesir yang mengejar untuk menangkap dan melenyapkan mereka, dengan kekuatan alam yang tak dapat ditaklukan. Melalui kepemimpinan Musa, Allah menyelamatkan umat-Nya dengan membelah air laut Teberau, sehingga Israel dapat berjalan di dasar laut Teberau ke seberang dan selamat. Kebaikan Tuhan yang boleh disyukuri adalah bahwa Ia mau mendengar permohonan kita, kita tidak mengetahui bagaimana dan kapan pertolongan Tuhan akan terjadi, namun kesediaan Tuhan mendengar seruan kita adalah sesuatu yang patut kita syukuri. Tuhan itu baik pada orang yang mengasihiNya. Bukan artinya Tuhan butuh kasih manusia, justru kasihNya yang besar telah diberikanNya pada kita melalui pengorbanan di kayu salib. Namun Tuhan sangat mengasihi orang-orang yang mengharapkan pengasihanNya, mempercayai bahwa hanya kasihNya sajalah yang dapat menyelamatkan kita, Mengasihi berarti memiliki kedekatan yang dalam seperti kasih seorang ibu dengan anak yang dilahirkannya. Mau mencurahkan seluruh hidup untuk yang dikasihinya. Sudahkah kita bersyukur akan kasih setia Tuhan dalam hidup? 

Doa : Tuhan, ajarlah kami untuk senantiasa bersyukur untuk kasih setia Tuhan dalam hidup kami. Amin. (Sumber : LPJ GPM)
Jemaat GPM Soya
Blog yang dibuat untuk membantu pelayanan dalam lingkungan/wilayah Jemaat GPM Soya.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter