Pengakuan tentang siapa Yesus lahir dari pengalaman hidup yang dihayati dalam hubungan dengan pekerjaan Allah. Tanpa pengalaman hidup bersama Yesus tidak ada pengakuan tentang siapa Dia dan apa arti Yesus dalam hidup orang-orang percaya. Ini yang terjadi dalam kehidupan orang-orang percaya sepanjang sejarah. Pengalaman bersama Yesus juga terjadi dalam kehidupan kepala pasukan dan prajurid-prajurid Romawi yang menjaga kubur Yesus. Mareka disuruh untuk menjaga kubur Yesus agar mayat-Nya tidak dicuri oleh para pengikut-Nya. Tetapi apa yang terjadi, mereka menyaksikan peristiwa kebangkitan yang sangat menakutkan mereka. Karena kebangkitan Yesus disertai dengan tanda-tanda yang dahsyat. Pengalaman itu melahirkan pengakuan kepala pasukan bahwa “Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah”. Bacaan ini mau mengatakan kepada kita bahwa tanpa pengalaman hidup bersama Yesus tidak ada pengakuan tentang siapa Dia dan apa arti Yesus dalam hidup kita. Kita masing-masing tentu memiliki pengalaman hidup berbeda-beda. Tetapi apakah pengalaman hidup itu kita hayati sebagai pengalaman hidup bersama Yesus atau tidak. Bagi orangorang percaya yang menghayati pengalaman hidupnya bersama Yesus, maka ia akan mengakui siapa Yesus dalam hidupnya.
Doa: Ya Tuhan, ajarlah kami untuk menghayati hidup dalam tangan kasih-Mu. Amin

Posting Komentar
Posting Komentar