Materi Bina Keluarga : Sabtu, 02 November 2019
Tema Mingguan : Spiritualitas Kemuridan
Nas Bacaan : Lukas 17 : 11-19
"Berterima Kasih Adalah Spiritualitas Seorang Murid Yesus"
Suatu Waktu dalam ibadah minggu saya melayani Baptisan Kudus terhadap seorang anak. Ada seorang anak yang membuat saya terharu, ketiak selesai dibaptis dia memandang saya dan spontan berkata "Terima kasih ibu Pendeta...". Saya sangat senang, bahwa sejak kecil, anak ini sudah diajarkan oleh orang tuanya untuk tahu berterima kasih. Coba kita renungkan, berapa kali anak-anak mengucapkan terima kasih kepada orang tuanya, berapa kali orang tua mengucapkan terima kasih kepada untuk anak-anaknya, berapa kali suami mengucapkan terima kasih kepada istri dan sebaliknya. Seringkali juga kita lebih mudah mengucapkan terima kasih kepada orang di luar rumah daripada kepada mereka yang tinggal satu atap, makan di satu meja makan, tidur di satu rangjang. Memang masih banyak orang yang lupa berterima kasih, atau tidak menyadari adanya kebaikan yang didapatkan dari orang lain. Padahal kalau direnungkan dari pagi sampai malam, setiap halnya ada begitu banyak kebaikan yang kita dapatkan dari orang-orang di sekitar kita. Mungkin juga kita sering melupakan begitu banyak kebaikan yang berasal dari Allah. Dalam bacaan kita, diceritakan bahwa dari sepuluh orang yang disembuhkan oleh Yesus, hanya ada satu orang yang kembali untuk berterima kasih dan memuliakan Allah. Itulah kecenderungan menerima, yang sering lupa berterima kasih. Padahal tanpa kita sadari, bahwa dengan memperbiasakan diri untuk mengucapkan terima kasih, kita telah mewariskan nilai saling menghargai kepada anak-anak kita. Sikap beterima kasih adalah mensyukuri apapun yang kita alami, baik dalam hubungan dengan Allah tetapi juga dalam hubungan dengan sesama. Sebab seberat apapun masalah yang kita alami, Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan, karena itu hiduplah dengan rasa syukur.
Doa : Tuhan, tolonglah kami untuk menjadi pelayan-Mu. Amin
Posting Komentar
Posting Komentar