MUJIZAT TERSEMBUNYI

Posting Komentar
Tema Mingguan : Melayani untuk Menyenangkan Allah
Nas Bacaan : KPR 9 : 36-43

Suasana terasa panas dalam ruang pertemuan saat itu. Banyak protes dan kritik menghujam sebagian orang yang dianggap bertanggung jawab sebagai pelaksana kegiatan pelayanan. Menariknya pelaksanaan kegiatan dimaksud menyikapi tantangan tersebut dengan giat bekerja dan mengubah desain perencanaan mereka secara lebih tepat dan terfokus. Jam telah menunjuk pukul 11 malam, namun mereka kasih bekerja dengan semangat walaupun wajah dan tubuh mereka tidak bisa menutupi kelelahan yang sementara mereka pikul. Salah satu dari mereka berujar, "Semua yang kita lakukan ini, semoga bermanfaat untuk umat Tuhan. Karena kita tidak bekerja untuk menyenangkan hati manusia namun untuk menyenangkan hati Allah". Motivasi pelayanan atau bekerja seperti ini hampir sulit ditemukan dalam era dewasa ini, dimana tujuan orang bekerja lebih pada penonjolan diri, kepuasan materi dan kekuasaan. Apalagi jiga sudah diperhadapkan dengan tantangan bahkan ancaman, maka posisi aman pun menjadi pilihannya.
Cerita Petrus membangkitkan Dorkas, tidak hanya menjadi cerita yang mengedepankan kekuatan mujizat dari murid Tuhan Yesus, tapi juga memperlihatkan cara Petrus yang tidak mencari ketenaran diri. Ia tidak melakukan mujizat itu di depan orang banyak, malah ia meminta mereka keluar barulah ia berdoa dan membangkitkan Dorkas. Setelah itu baru orang banyak dipanggil untuk melihat Dorkas yang sudah bangkit. Petus sungguh-sungguh hendak meletakan fokus pandangan orang banyak dan iman mereka bukan pada tindakannya tapi kepada Allah yang adalah sumber kehidupan.
Seperti Petrus, hendaklah kita juga menjadikan tujuan kita bertindak untuk menyenangkan hati Allah dan untuk kemuliaan namaNya.

Doa : Kami mau menyenangkan hatimu yang Tuhan melalui hidup kami. Amin.
Jemaat GPM Soya
Blog yang dibuat untuk membantu pelayanan dalam lingkungan/wilayah Jemaat GPM Soya.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter