Ada sepenggal bait pujian yang terinspirasi dari Mazmur 103 yakni “Kasih setia-Mu lebih dari hidup, biar mulutku memuliakan-Mu”. Pujian ini mengajak kita untuk merenungkan kasih setia Tuhan yang kekal di sepanjang hidup yang penuh dengan lika-liku. Sehingga kita dapat bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati, tulus serta sungguh-sungguh kepada Tuhan. Kasih setia Tuhan ini pun ditekankan oleh pemazmur dalam ayat 17 – 18, bahwa Allah mengasihi orang-orang yang takut akan Dia. Orang yang takut akan Tuhan adalah orang yang taat melakukan kehendak Tuhan melalui firmanNya. Misalnya: Jika Tuhan menghendaki kita mengasihi maka kita harus mengasihi, jika Tuhan menghendaki kita mengampuni maka kita harus mengampuni, jika Tuhan menghendaki kita berbuat baik maka setialah berbuat baik kepada siapapun, kapan dan di mana saja. Bagi setiap orang yang hidup takut akan Tuhan, maka keturunannya akan diberkati Tuhan untuk selama-lamanya.
Doa: Tuhan Kiranya Engkau memberikan kasih setia dan keadilan kepada korban ketidakadilan hukum, amin.
Posting Komentar
Posting Komentar