MEMELIHARA DAN MENGUSAHAKAN ALAM

Posting Komentar
Bacaan. Kejadian 2 : 8-25
Kisah penciptaan manusia menjadi kisah yang luar biasa sebagai karya mulia Allah. Allah menghendaki manusia ciptaan-Nya menjadi serupa dan segambar dengan-NYa (Imago Dei) agar dapat memelihara dan menjaga ciptaan yang lain. Oleh sebab itu, bacaan kita mengisahkan tentang keberadaan manusia pertama di tangah-tengah taman Eden, taman kesukaan yang diciptakan Allah agar manusia dapat hidup dan  menikmati kehidupannya. Allah menghendaki setiap yang ada di dalam taman itu dinikmati oleh manusia sebagai bagian dari Kasih-Nya, namin ada satu pohon yang tidak boleh dinikmati buahnya. Larangan ini menjadi batasan agar manusia dapat belajar menaati Allah. Melewati batasan ini menyebabkan relasi manusia dengan Allah menjadi terganggu. Dari kisah ini, kita melihat bahwa ada relasi yang dibangun oleh manusia dengna Allah dan ciptaan lainnya. Relasi yang dibangun oleh manusia dengan Allah dan ciptaan lainnya. Relasi ini dikehendaki Allah tetap terjaga dan harmonis. Sebagai Imago Dei, kita diingatkan agar tetap menjaga dan merawat alam pemberian-Nya. Cara sederhana untuk menjaga alam ini ialah dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak menjadikan pekarangan rumah orang lain sebagai tempat buang sampah, tidak memutar jalan air sehingga terjadi pengikisan tanah yang menyebabkan longsong, tidak menebang hutan secara liar, dan berbagai tindakan lainnya. Ingatlah, kisah taman Eden menegaskan bahwa dalam tanggungjawab mengusahakan dan memelihara alam ciptaan bukanlah perihal individu saja, melainkan tugas bersama. Jadi mulailah dari diri sendiri, keluarga, gereja dan masyarakat.
Doa: Tuhan, tolonglah kami menjaga relasa dengan-Mu melalui kepedulian untuk memelihara alam ciptaan-Mu. Amin.
Jemaat GPM Soya
Blog yang dibuat untuk membantu pelayanan dalam lingkungan/wilayah Jemaat GPM Soya.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter