Manusia pada umumnya
tidak menginginkan hidup dalam keadaan susah, miskin, dan menderita. Manusia
ingin hidup sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berada dalam keadaan bebas,
tidak tertekan, dan tidak terbelenggu oleh keadaan apapun yang membuat
gerak-geriknya dibatasi. Keadaan seperti ini biasanya dirasakan oleh seseorang
ketika berada sebagai tahanan (hidup di penjara). Mengapa demikian? Sebab
biasanya manusia yang hidup dalam keadaan demikian: susah, miskin, menderita,
dan disebut sebagai tahanan yang berada di penjara, dipandang oleh orang lain
sebagai manusia hina. Kadang mereka tidak dihargai, dan menjadi cemohan banyak
orang. Memang, orang miskin dan para tahanan dianggap sebagai orang-orang yang
tidak berharga dalam masyarakat. Firman Tuhan hari ini hendak menegaskan bahwa
Tuhan selalu ada bersama orang miskin dan tahanan. Tuhan tidak pernah
meninggalkan mereka dan Tuhan tetap menyayangi dan akan menolong mereka. Karena
itu, orang-orang miskin dan para tahanan tidak perlu berkecil hati. Firman
Tuhan ini juga mau mengingatkan orang-orang yang sering menghina dan mencela
mereka yang miskin dan yang ditahanan untuk jangan pernah menganggap rendah dan
hina, serta mencela dan mencemooh orang yang miskin dan yang di tahanan.
Jadilah rendah hati satu terhadap yang lain, sabar dalam segala keadaan, dan
dalam segala kondisi selalu berdoa kepada Tuhan dalam menjalani kehidupan ini.
Doa : Tuhan, kuatkan dan mampukanlah kami untuk hidup
rendah hati, sabar, dan selalu dekat dalam doa kepadaMU. Amin. (Sumber : LPJ GPM)
Posting Komentar
Posting Komentar