Kata “kalesang” dalam Kamus Malayu Ambon artinya atur / mengatur, merawat dengan baik. Jadi, “kalesang hidop” artinya membuat hidup teratur, atau merawat hidup menjadi lebih baik. Orang tua selalu mengingatkan dalam nasehatnya: “Ana-ana ee, kalesang hidop tu jua” artinya anak-anak hendaklah mengatur atau merawat hidupnya dengan baik. Kalimat ini bersifat teguran atau nasehat yang disampaikan oleh orang tua atau orang yang dituakan, atau orang yang dianggap layak untuk memberi nasehat. Teguran atau nasehat ini disampaikan sebagai upaya untuk mencegah munculnya berbagai perilaku menyimpang yang bisa berakibat kekacauan, konflik dan kehancuran hidup bersama dengan orang lain. Setiap hari, kehidupan dipenuhi dengan berbagai hal yang baik atau yang buruk bagi manusia. Ibarat “kalesang kintal rumah” artinya mengatur, merawat halaman rumah supaya tidak kotor tapi selalu bersih, demikian juga dengan hidup. Kalesang hidup merupakan suatu perilaku iman, bahwa setiap orang baik laki-laki maupun perempuan, orang tua maupun orang muda juga anak-anak, wajib membersihkan hidupnya dari berbagai praktek dosa, pelanggaran dan kesalahan supaya keteraturan hidup di rasakan. Hal ini disampaikan oleh rasul Paulus dalam nasehatnya kepada jemaat di Tesalonika, tentang hidup kudus. Kalesang hidop dimulai dari kalesang diri, kalesang suami, kalesang isteri, kalesang anak-anak, kalesang rumah tangga, bahkan dalam setiap hubungan mulai dari hubungan antara dua orang sampai hubungan dengan banyak orang. Kalesang hidop merupakan cara manusia untuk merawat hidup supaya teratur, baik dalam hubungan dengan Tuhan maupun dalam hubungan dengan sesamanya. Kalesang hidop akan menghasilkan kekudusan hidup sesuai kehendak Tuhan.
Doa : Tuhan, tuntun kami untuk merawat hidup kudus. Amin.

Posting Komentar
Posting Komentar