Tema Mingguan : Roh Kudus Mempersatukan dan Memberdayakan
Nas Bacaan : Mazmur 77 : 17 - 21
Dalam kesendiriannya ditepi pantai, pa Semy merenungkan kesulitan hidup yang sementara dialami "Hei ombak!!!!! Dengarkan!! Aku kecewa berat sama Tuhan. Sangat tidak adil Tuhan itu. Coba lihat hidupku, aku donatur untuk semua kegiatan gereja. Aku sangat loyal dan penuh dedikasi untuk semua tugas yang diemban dalam bergereja. Di kantor, prestasi kerjaku sangat terbukti. Tapi mengapa aku harus diberlakukan dengan tidak adil dalam kerja? Bagaimana kelangsungan hidup ekonomi keluargaku? Bagaimana kelanjutan sekolah anak-anakku? Gagal samua perencanaan hidup...Dimana kebaikan Tuhan bagiku? "Pa Semy terdiam.....tatapi kemudian ia bertanya pada dirinya sendiri: "Apakah aku salah atau benar ya, menilai Tuhan seperti ini?", Bukankah dulu aku dan keluargaku juga pernah mengalami kesusahan? Tapi Tuhan menolong kai: banyak kesempatan tersedia bagi kami untuk mengolah berbagai potensi sehingga apa yang aku takuti tentang banyak hal dalam keluarga tak pernah terjadi. Anak-anakku bertumbuh dalam iman kepada Tuhan Yesus dan tidak mengecewakan, dan istriku adalah motivator dan penasehatku. Jadi, jika dulu Tuhan menolong dan memelihara keluargaku, pasti saat ini, esok dan selamanya, Tuhan tetap menolong dan memelihara keluargaku. Lebih baik dalam situasi sulit saat ini, aku mengerjakan saja apa yang harus dikerjakan bagi Tuhan. Aku perceya, setiap hari Tuhan memberi kebaikan. Apa yang kualami saat ini bukan lagi kesusahan tapi kebaikan-kabaikan Tuhan. Pa Semi penuh semangat menjalani hidupnya. Nikmatilah setiap kesusahan sebagai kebaikan Tuhan.
Doa : Ya Tuhan, tuntung kami dengan Roh-Mu dan hikmat-Mu supaya kami mengerti kebaikan-Mu bagi kami. Amin.
Posting Komentar
Posting Komentar