Tema : Solidaritas dengan yang termarjinalkan
Amos dalam tugas dan panggilannya mengecam hidup bangsa Israel yang dipenuhi kesalehan palsu lewat peribadahan yang dilakukan, namun gemar melakukan ketidakadilan terhadap orang miskin. Dalam teks pembacaan, para pemimpin, para hakim, orang-orang kaya dan orang yang berkuasa mengabaikan kepedulian Tuhan akan keadilan. Seperti nabi Amos, demikian jugalah kita dipanggil untuk menyuarakan sekaligus sebagai pelaku kebenaran dan keadilan. Tugas dan panggilan Amos harus menjadi tugas dan panggilan kita untuk menyuarakan kebanaran dan keadilan serta mencari atau mencintai yang baik, dan membenci yang jahat. Dalam tugas dan pelayanan kita di dunia hingga saat ini, sudahkah menjadi seperti Amos, yang dengan lantang menyarakan ketidakadilan, memperjuangkan hak-hak orang yang teraniaya, berani mengatakan salah diatas salah, dan benar diatas benar? Ataukan kita membiarkan ketidakadilan itu tetap berkembang di sekitar kita, atau bahkan kita juga menjadi pelaku dari ketidakadilan tersebut? Mulailah dari keluarga sebagai basis pembinaan umat, papa dan mama berbagi kasih dan perhatian yang adil kepada anak-anak, anak-anak diajarkan untuk mengasihi sesama dengan sikap dan perilaku hidup yang baik.
Posting Komentar
Posting Komentar